27.5.12


Minggu sore ini entah kenapa tiba-tiba terlintas dipikiran gue buat update status twitter: "Kalau kamu deg-degan pas lagi ngebayangin seseorang itu tandanya apa tuips?" Hihihihihihihi iseng aja sih sebenernya tapi lumayan ada yang jawab lho!  :-) Here they are..................


Takut gak kesampean apa yah? Oh mungkin si Berry ngebayanginnya ngedate sama Angelina Jolie kali yah, jadi takut gak kesampean. Hihihi :p


Nah kalo jawaban Cahyo sedikit pas nih, tapi kok agak ganjal yah "punya hutang". Hayooo, buat yang deg-degan karena masih ada hutang sama seseorang yang belum dibayar ayo dicicil pelan-pelan ya. :)


Asik juga jawaban kamu, sistah! :)


Cinta dan dendam memang perasaan pada seseorang yang tanpa disadari bisa membuat hati kerja keras buat tidak berdegup, karena dua-duanya butuh pengendalian. Iya gak Bah? Hehehe :p


Yap! Benih-benih asmara, pas ngebayanginnya aja langsung cenut-cenut geli sendiri yah Shan. Haha :))


Nah biasanya ini nih jawaban bagi yang sudah punya pasangan. *sotoy banget sih gue* Tapi bener gak sih mba Grace? Hihi :p


Yang ini menurut gue paling TOP! Apapun perasaan deg-degan yang kamu rasakan saat ngebayangin wajah seseorang cuma kamu yang tahu sendiri. Selama ini cuma kamu yang merasakan persepsi tentang dia bukan orang lain. Orang lain tidak merasakan dia seperti apa yang kita rasakan. So, selami lagi saat kamu deg-degan pas ngebayangin seseorang. Apakah ada benih asmara, cinta, dendam atau malah hutang yang belum terbayar? Enjoy, love. :)

-Ika



Jadi biarkan partikel-partikel itu berhamburan bersama semesta, siapa tau masing-masing dari partikel kita bertemu dalam harapan yang diam-diam diucapkan kepada langit. Bukankah semesta selalu mendengar apa yang diucapkan batin tanpa keraguan?

-Ika

26.5.12









-Ika


"enjoy my solitude..."


Diam bukan berarti tidak peduli, dalam diam dia memperhatikan. Mencerna informasi yang sudah diberikan secara percuma dari teman disebelahnya. Diam bukan berarti tidak tertarik, dalam diam dia banyak bertanya bergelut dalam pikirannya yang begitu rumit untuk diurut. Dalam diam dia mencari sesuatu yang bisa dijadikan harapan. Jangan sepelekan ketika dia sedang diam, bisa jadi dia sedang berpikir.


-Ika

"HE IS JUST NOT THAT INTO YOU"

Ada apa dengan film diatas? Sebenarnya gak ada apa-apa sih. Hanya saja judulnya mengingatkan gue akan kehidupan sehari-hari yang dialami para wanita termasuk gue sendiri. Yap! "He's just not that into you" ini ada benarnya juga lho. Ketika lo mulai menyukai atau menyayangi seseorang, lo harus bisa memperjuangkan itu karena dikehidupan dia bukan cuma kita isinya. Mau nggak mau kita harus terima ini... Bisa jadi dia juga lagi deket dengan beberapa orang, iya khan? iya dong? Hahaha...

Over all gue suka cerita film ini karena semuanya punya kekuatan realita sendiri-sendiri. Tapi ada beberapa dialogue yang menurut gue bagus:

Gigi: A girl will never forget the first boy she ever likes.

Gigi: We are all programmed to believe that if a guy acts like a total jerk that means he likes you.

Mary: What if you meet the love of your life, are you supposed to let them pass you by?

Neil: I don't wanna be with anybody else, I just wanna be with Beth.

Nah! quote yang terakhir ini sweet banget yah, ketika ada seorang lelaki yang sudah memantapkan hatinya untuk wanita yang benar-benar ingin dinikahinya. Siapa sih diantara cewe-cewe yang nggak meleleh hatinya kalo denger pacarnya bilang kaya gitu. NGAKU!!! Hahaha...

Terus ada satu tokoh yang bernama Gigi, dia selalu berharap pada setiap kencan butanya tapi nyatanya nggak pernah berhasil tuh sampai akhirnya dia ketemu Alex. Cerita berubah, Alex yang tadinya cuma jadi seorang pendengar buat curhatannya Gigi lama kelamaan Gigi mulai merasakan sesuatu yang bergetar. Yah walau awalnya Alex cuma anggep Gigi teman tapi lama-lama dia sadar juga tuh kalau Gigi is the one for him. Happy ending :")

Jadi sih intinya kalau diantara kalian sedang mengalami jatuh cinta apapun kondisinya (selama tidak merugikan orang lain) ada baiknya diperjuangkan. Nanti kalau ternyata dia udah diambil orang nyesel lho. Sebagai wanita kita memang selalu banyak pertimbangan yang menumpuk dan akhirnya kita tenggelam dalam pertimbangan-pertimbangan yang kita pikirin sendiri tanpa melakukan apapun. Jangan pernah kalah dengan pikiran-pikiran takut, malu, gengsi atau hal-hal lain yang ada kepala kalian. Just do it! Toh ngga ada salahnya menunjukkan perasaan khan? Love.

And...
Gigi: Girls are taught a lot of stuff growing up. If a guy punches you he likes you. Never try to trim your own bangs and someday you will meet a wonderful guy and get your very own happy ending. Every movie we see, every story we're told implores us to wait for it. The third act twist, the unexpected declaration of love, the exception to the rule. But sometimes we're so focused on finding our happy ending, we don't learn how to read the signs. How to tell from the ones who want us and the ones who don't, the ones who will stay and the ones who will leave. And maybe a happy ending doesn't include a guy, maybe...it's YOU, on your own, picking up the pieces and starting over, freeing yourself up for something better in the future. Maybe the happy ending is just...MOVING ON. Or maybe the happy ending is this, knowing after all the unreturned phone calls, broken-hearts, through the blunders and misread signals, through all the pain and embarrassment you never gave up hope.

-Ika

8.4.12



mist.


menjelang petang


Ilusi ini begitu mengganggu. Tak bisakah ia lewat tanpa mengoceh mengenai laba-laba yang berjalan melewati pinggiran kakinya tanpa permisi. Bulan saja tak banyak bertanya, "sejak kapan kau meminum ramuan yang dicampur dengan air hujan tengah malam?" Rasanya seperti soda yang mengandung cinta, tidak terlalu menyengat tapi begitu lekat sampai kau begitu sulit untuk membaginya. 

-Ika